"Let me create my own happiness first. Once I've finished, I'll let you in cuz you're not responsible for my happiness and vice versa".
Satu kalimat di atas mengutip twit @/txtdariza pada 19 Oktober 2020 yang lalu. Tentunya, ini relate dengan angan-anganku tentang masa depan, dan berharap bisa benar-benar terjadi.
Perlu ditekankan nih pesan yang tersirat pada kalimat di atas, bahwa kebahagiaan adalah tanggung jawab masing-masing, dan yang tak kalah penting adalah merujuk ke arah saling membahagiakan. Kalau gak "saling", ibarat sepeda yang roda depannya nggembos. Apakah menggenjot roda belakang 2-5 kali lebih kencang membuat sepeda bisa berjalan? Ya bisa sih.
Cuma, jalannya enak ga? Jarak pendek aja bikin capek kan? Belum lagi muncul resiko velg-nya peyok, duit bakal terbuang sia-sia kalo diterus-teruskan.

Tidak ada komentar :
Posting Komentar